Senin, 29 September 2014

Beli Indonesia

Belilah Indonesia!
Ma’had Al-Ishlaah, Tingkir Lor, Salatiga.  Tanggal 28 September 2014 pukul 19.47 WIB. Semester 7
Aku terpaku mendengar penuturan seorang motivator yang membicarakan bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya dan kita, sebagai seorang pemuda haruslah membeli Indonesia beserta asetnya agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Bukannya termotivasi, justru aku tertawa sendiri bahkan sampai terbahak-bahak melihat kebodohan dari pemerintah dan rakyatnya yang mau-mau saja membeli produk dari luar negeri yang bahan bakunya dari Indonesia. Dan itupun harganya jauh lebih tinggi dari bahan bakunya. Itupun pajak yang terpotong sangatlah kecil dari keuntungan pertahun yang para investor dapatkan. Karyawan murah, tanah untuk investasi yang murah, pajak murah, tetapi keuntungan besar bagi mereka. Bodoh.
Ingatlah, anak cucu kita juga harus merasakan nikmat yang kita rasakan sekarang ini. Janagn pikirkan kebutuhan kita sekarang saja, tetapi juga kebutuhan mereka dan tentunya, kebutuhan orang lain. Karena kita harus membangun Indonesia melalui

Sabtu, 20 September 2014

ekonomi Islam

EKONOMI ISLAM
Kampus 2  Tanggal 20 September 2014 pukul 14.21 WIB. Semester 7
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ekonomi dunia kini perlahan bergerak kepada arah sistem syari'ah. hal ini karena sistem ini memiliki beberapa keuntungan yang besar bagi para pelaku ekonomi. selain menerapkan prinsip bagi hasil, ekonomi Islam sangatlah berperikemanusiaan. karena menganut paham simbiosis mutualise. intinya tidak merugikan salah satu pihak.

Dalam hal ini kapitalisme yang berkembang selama ini kini runtuh karena pihak swasta telah mengalami kerugian besar akibat riba yang dijalankan oleh bank. maka setiap akad yang diselenggarakan harus menjalankan akad yang saling suka-alias saling ridla antar kedua pihak.

Sistem ekonomi Islam mengenal kelangkaan. kelangkaan ini harus diatur oleh sistem ekonomi islam mikro dan makro meskipun negara kita ini bukan negara Islam. Tetapi minimal, akan memberikan beberapa masukan dalam pembangunan negeri. karena dengan begitu umat manusia tidak akan ada lagi yang tidak sejahtera. karena telah terbukti bahwa sistem yang dijalankan selama ini adalah mematikan ekonomi rakyat, misalnya dengan maraknya pembangunan mal-mal yang memaksa manusia Indonesia menjadi buruh bukan pekerja dan menciptakan pekerjaan. 

Masih perlu tambahan lagi... To be Continued ya...

Jumat, 19 September 2014

Pendidikan yang sebenarnya...

PENDIDIKAN YANG SEBENARNYA
Ma’Had AL-Ishlaah, 19 September 2014 pukul 04.58 WIB. Semester 7
Kita telah mengenal pendidikan semenjak Taman Kanak-Kanak. Bahkan di jaman sekarang ada PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) untuk balita. Lalu dilanjutkan ke tingkat sekolah dasar selama 6 tahun, sekolah menengah selama 6 tahun dan perguruan tinggi selama 6 tahun pula (hingga strata 3). Mengapa pendidikan kita menempuh usia tua untuk disebut sebagai doctor? Tidak adakah akselerasi kelas? Agar kita produktif di usia muda? Kita tengok para shahabat Nabi yang sudah menjadi entrepreneur muda di usia remaja, menjadi perawi hadits di usia yang sangat-sangat muda. Ambil saja contoh Ali bin Abi Thalib dan A’isyah.
Lalu kita mengenal juga kurikulum yang senantiasa berubah seiring relevansi jaman. Seperti CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif), KBK (Kurikulum berbasis Kompetensi), KTSP (Kurikulum  Tingkat Satuan Pendidikan), Kurikulum 2013 dengan Pendidikan Berbasis Karakternya, Kurikulum 2014. Entah berapa kali lagi berevolusi.
Tidak dapatkah kita mematenkan kurikulum saja. Misalkan Kurikulum Berbasis Potensi Daerah dan Moral, atau Kurikulum berbasis Bakat Minat. Sehingga SDM yang menjadi output dari sekolah-sekolah dapat secara langsung diserap oleh daerahnya masing-masing agar mampu mengelola potensi daerah dengan bekal intelektual keterampilan dan budi pekerti yang luhur. insyaAllah Negara ini akan maju.
Kemudian masalah komersialisasi pendidikan yang menjerat kaum minoritas miskin di pedesaan. Kita harus segera memberantasnya hingga ke akar terdalam. Lalu kita bangun sekolah gratis atau sekolah social untuk para anak yatim, anak miskin, dan anak terlantar. Agar mereka juga bisa merasakan betapa nikmatnya ilmu Allah.
Lalu masalah sekolah di perbatasan. Kita harus membangun lebih banyak sekolah berkualitas dan merekrut tenaga profesional dari alumni kampus yang mahir di bidang Pengembangan SDM. Minimal mereka yang bergelar master digaji tinggi untuk membangun mereka yang di perbatasan Negara atau di daerah yang terisolasi/pedalaman sekaligus. “Sekolah untuk semua”. Tidak pilih kasih. Tidak untuk orang kaya dan putra bangsawan saja. Karena kita telah mengenal “Taman Siswa”, bukan “Taman Siswa Kaya” .
Dan masalah beasiswa, selayaknya universitas sebagai tiang pendidikan dan kemajuan bangsa, memberikan ruang yang luas bagi calon mahasiswa dan mahasiswa lulusan mereka untuk menikmati pendidikan gratis guna nantinya disalurkan untuk membangun bangsa. Semua kembali untuk nusa dan bangsa. Majulah Indonesiaku!


Sabtu, 13 September 2014

dunia ini...

DUNIA INI ADALAH NERAKA BAGI ORANG MUKMIN
Pengadilan Negeri Salatiga, 11 September 2014 pukul 09.39 WIB. Semester 7

Dunia ini memang membosankan. Penuh dengan ujian dan rintangan. Setiap kita hendak  meminta sebuah kebahagiaan, pasti kita harus menjalani kesedihan dan kepayahan terlebih dahulu. Tidak serta-merta ada dan disiapkan untuk kita. Memang benar kebahagiaan itu sudah disiapkan pada awalnya, namun jika kita tidak berusaha untuk meraihnya ya tidak mungkin kita dapatkan.
Berbicara masalah takdir, memang kita ditakdirkan untuk merasakan bahagia dan sedih. Namun jika kita mau untuk berusaha keluar dari takdir buruk ke takdir yang baik, tentunya Allah juga akan memberikannya kepada kita. Yakini hal itu! Porsi manusia bersedih dengan bahagia adalah 10:8. Jadi manusia khususnya umat Islam dianjurkan untuk

Kamis, 11 September 2014

ketenangan....

KETENANGAN DALAM LINGKARAN API CEMBURU
Ma’had al-Ishlaah, Tingkir Lor, Salatiga. 10 September 2014 pukul 06.00 WIB. Semester 7
Pernahkah anda terbakar api cemburu? Bagaimana rasanya? Sakit? Kapok, Loh, haha! Begitulah ketika anda tidak bisa mengontrol diri, emosi, dan menganggap hal itu sebagai siksa. Anda tidak pernah berpikiran bahwa memenej konflik itu penting. Lalu apakah urgensi kontrol diri itu hanya dikenal dalam beragama saja? Tidak! Tetapi dalam setiap mengatasi seribu masalah dalam kehidupan ini, perlu adanya manajemen konflik.
Bagaimanakah kiat memenej konflik ketika anda cemburu? Pertama, tarik nafas dalam-dalam. Kedua, genggam kepalan tangan anda. Loh, kok kayak olahraga? Bukan! Ketiga, berteriaklah lantang jika anda berada di puncak gunung. Bukan seperti itu. Ketiga, ketika anda merasakan sesak di dada anda, pergilah ke tempat yang lembab atau di dekat pohon yang rindang. Sehingga nafas anda akan teratur.
Jika masih saja sakit di dada dan jantung anda, lebih baik anda ambil air untuk mencuci muka, karena ini dapat menurunkan suhu emosi anda. Lalu duduklah! Dijamin stress anda akan turun ke level 2. Memang tidak cukup membantu, tetapi akan lebih baik jika anda mengingat-ingat memori ketika anda bahagia dengannya. Hal ini akan membiaskan bayangan ketika anda cemburu tadi.
Kosongkan pikiran anda dari bayangan yang terus memburu! Lebih-lebih lagi ketika anda melihat si dia dan hal itu membuat panas hati anda. Yoga atau sedikit meditasi juga

Rabu, 10 September 2014

kekuatan PD

KEKUATAN KEPERCAYAAN DIRI
Pengadilan Negeri Salatiga, 10 september 2014 pukul 09.04 WIB. Semester 7.
Ketika anda sudah mantap dengan pasangan anda, maka hal yang harus dilakukan adalah percaya diri. Percaya diri adalah bekal penting dalam hidup ini. Percaya diri adalah energi dalam hidup manusia. Dia mampu menggerakkan manusia untuk tetap menatap masa depan. Walaupun dia meninggal dunia, impian itu diteruskan oleh generasi selanjutnya. Intinya, impian itu tidak padam hanya karena dia meninggal dunia. Dengan syarat dia masih memiliki kepercayaan diri.
Hal ini sama halnya dengan ketika anda memutuskan untuk mempercayakan pasangan anda kepada pengawasan Tuhan yaitu Allah. Karena dengan mempercayakan dia kepada Allah, hati kita tidak senantiasa terjerat pada kecemburuan yang terlalu. Karena kita yakin bahwa jodoh kita diatur oleh-Nya. Toh memang kalau bukan jodoh, Dia akan memberikan yang terbaik untuk kita.
Kepercayaan diri ini tidak serta-merta hadir begitu saja. Kepercayaan diri harus

Minggu, 07 September 2014

organisasi yang...

ORGANISASI YANG MENJERAT KADER
Ma’had Al-Ishlaah Tingkir Lor Salatiga. 7 September 2014 pukul 17.27 WIB
Apakah anda pernah berpikir bahwa organisasi itu banyak manfaat dan madlaratnya? Kalau manfaat iya, kalau madlarat, masak ada madlaratnya? Iya segala sesuatu ada positif-negatifnya. Tidak percaya? Mari kita ulas bersama! Pernahkah anda terpikir ada dua organisasi yang bergerak di bidang yang sama dan tujuan sama? Lalu bedanya adalah yang satu adalah organisasi intra dan yang satunya adalah organisasi ekstra.
Lalu ada  sebuah kegiatan yang sama konsepnya dengan kegiatan lain dari organisasi luar itu. Maka dari pengurus organisasi luar menyarankan untuk menggabungkan agenda kegiatan tersebut. Tetapi beberapa waktu kemudian kegiatan itu dihandle oleh satu organisasi saja.  Hal itu dilakukan hanya karena

Jumat, 05 September 2014

Saling terkait

SPRITIUAL ATAU INTELEKTUAL
AKHLAQ APAKAH HARUS SELALU BERPERANG DENGAN AKAL
Aula Kampus 1, 5 September 2014 Jam 12.50 WIB. Semester 7
Saya tadi habis berdebat dengan seorang sahabat aktivis politik-Islama di kampus. Katanya orang-orang rohis itu main politik dalam dakwah. Maka sayapun menyanggah hal itu, karena orang-orang rohis kampus, bekerja bukan untuk pamrih tenar atau mendapatkan gaji melainkan mencari ridha Allah. Swt, tidak lebih dan jika ada kader yang mengharapkan pujian atau gaji, maka pasti ada yang salah dengan sistem pembinaan kader. Jujur saya bukan ahli politik maupun manajemen, namun jika ditelaah lebih dalam lagi sistem boarding house yang diterapkan oleh pondok pesantren

Kamis, 04 September 2014

kekuatan cinta

KEKUATAN MENCINTAI SEORANG WANITA ITU LEBIH TINGGI DARIPADA SEORANG LELAKI
Ma’had Al-Ishlaah, Tingkir Lor, Salatiga. 22 Agustus 2014 Jam 10.45. Semester 7
Tak dapat dipungkiri bahwa memang seorang ibu/wanita kodratnya adalah mengandung hingga merawat putra-putri mereka hingga menjadi dewasa melalui bimbingan dan cinta kasih sayang. Tetapi akan muncul pertanyaan mengapa mereka masih saja berbuat seperti itu padahal lelaki menyakiti mereka?
Jawabannya singkat sebenarnya, tetapi butuh penjelasan panjang. Singkatnya, wanita itu peka sekali perasaannya. Jadi wajar kalau kekuatan cintanya lebih besar terhadap sesuatu yang membuatnya bahagia. Namun, tidak hanya itu, wanita itu pada dasarnya lembut. Kasih sayangnya itu putih dan suci. Jika wanita disuruh untuk setia, maka mereka juaranya. Tetapi, jika lelaki menyakiti dengan memadu mereka, maka mereka pun juga bisa. Karena mereka juga tidak akan tahan dengan tingkah lelaki yang kurang ajar. Pembalasanpun bisa lebih kejam. Maka berhati-hatilah, wahai lelaki!
Wanita itu ibarat kaca yang tipis dan halus permukaannya. Jadi ketika dilukai sedikit dengan kata-kata kasar atau dengan tamparan fisik, mereka akan segera menangis karena pecah perasaannya. Apalagi ketika mereka sudah memberikan cinta sucinya kepada lelaki, wah, bisa sakit sampai hati yang terdalam bahkan bisa jadi kram seluruh tangan. Bener ini aku pernah lihat kok! Lha trus ngopo? Meh ngopo koe lim? Hehe.
Tetapi paling tidak kita harus memahami perasaan mereka dan menyayangi mereka dengan tulus. Berkata-kata dengan lembut. Jangan terburu-buru, karena mereka mungkin menafsirkan berbeda. Setialah! Berikan bantuan berupa apapun selama kita bisa dan selama kita punya. Karena membangun istana cinta itu tidak mudah, itu seperti berburu kijang liar. Jangan sampai setelah kita berjuang mati-matian untuk mendapatkan buruan cintanya lalu kita lepas tali kekangnya begitu saja. Kasihan dan sayang sekali kan?
Jika kita sudah memahami bagaimana misteri perasaan seorang wanita dan cinta mereka, maka kita tidak akan berani menyakiti apalagi memukul. Cinta juga tidak akan putus tengah jalan. Hapus kata cerai dalam hidup kita! Hargai cinta dengan kelembutan dan kebijaksanaan.



ta'aruf

INDAHNYA TA’ARUF DAN TA’AWUN DALAM KEBAIKAN
LDK DA STAIN Salatiga, Tanggal 3 September 2014 Jam 14.09 WIB. Semester 7
Betapa indahnya hidup ini. Hidup yang diciptakan oleh sang Maha Cinta, Alloh. Swt. Tidakkah kita lihat betapa Alloh dengan indah menciptakan manusia dalam suku-suku, bangsa-bangsa, dengan warna kulit yang variatif, budaya yang menawan, bahasa yang sopan, dan peradaban yang mulia. Ilmu Alloh sangatlah luas, Alloh menciptakan segala sesuatu pasti ada manfaat dan hikmahnya. Tidak lain untuk kemaslahatan umat manusia dalam mengelola bumi.
Manusia diciptakan dengan purwarupa, multiwarna, multielemen, dan multibudaya adalah dengan tujuan untuk

Rabu, 03 September 2014

Materi Ramadhan Singkat


Urgensi Dakwah di Bulan Ramadhan oleh Ust. Agus Junaedi
Tidak usah membicarakan bagaimana kita meningkatkan ibadah dan ketaqwaan di Bulan Ramadhan, karena setiap mahasiswa di kampus ini sudah tahu kiat-kiatnya. Yang terpenting adalah menata niat. Niat dalam berdakwah jangan hanya terbatas di kampus saja. Karena setiap mahasiswa adalah agen perubahan sebuah bangsa.
Dengan berdakwah di masyarakat secara langsung, mahasiswa akan pentingnya syi’ar Islam di kampung-kampung. Di jaman yang serba praktis ini sudah tidak dibutuhkan lagi insan-insan yang intelek tetapi tidak berbudi pekerti. Akan tetapi yang dibutuhkan di masyarakat kita adalah action kita.
Bagaimana kita bergerak dan berjuang di jalan Allah dengan mengisi pengajian di mushola-mushola, pengajian TPA, menjadi takmir masjid, atau  bagaimana kita berjuang dengan mengeluarkan zakat bagi para muallaf dan umat yang lemah di daerah misionaris yang senantiasa menyebarkan ajaran kristenisasinya. Seperti di Salib Putih misalnya. Kita dibutuhkan disana. Mari bergerak! Jangan hanya di kampus ceramah agama. Mahasiswa umum sudah bosan dengan aksi kita. Karena mereka sudah baik.
Yang perlu adalah action kita sekali lagi. Misalkan kita berdakwah di kawasan lokalisasi misalnya. Kita bina mereka yang tunasusila dengan berbagai ketreampilan. Sehingga mereka lebih berdaya dengan profesi kecantikan dan salon misalnya. Sehingga mereka tidak jauh dari budi pekerti yang lebih luhur.

Kita ini berdakwah, bukan hanya menyampaikan hal yang positif belaka. Tetapi juga bersifat menyelamatkan. Menyelamatkan mereka yang jauh dari jalan Tuhan. Bukan malah menceramahi yang sudah benar.